Friday, December 9, 2011

Contoh Penggunaan Kata sesuai EYD

A.Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring
1. Huruf Kapital dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
            Contoh :
1.      Musim kemarau yang terjadi di jakarta membuat sebagian masyarakat menjadi resah.
2.      Almarhum disemayamkan di TPU Tanah Kusir.

 

2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf petikan langsung
            Contoh :
1.      Achmad Budiman Sodarsono calon gubernur DKI 2070, mengatakan, “Krisis air ini disebabkan oleh kemarau panjang, tetapi untuk cadangan air PAM stoknya masih tersedia hingga akhir tahun 2011”.
2.      "Saya yakin bisa lebih dari angka 20 persen, yaitu mengarah di sekitar angka 30 persen, bahkan 35 persen. Dan itu akan menjadi suatu pencapaian yang melebihi prestasi PDI-Perjuangan pada Pemilu 1999 lalu," ujar Aburizal saat memberikan kata sambutan dalam acara Rapimnas Partai Golkar di Hotel Mercure, Jakarta.

3. Huruf Kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
            Contoh :
  1. Sang Penciptalah yang menciptakan langit, bumi beserta isinya.
  2. Hanya kepada – Mu kami memohon keselamatan.

4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan dan keagamaan yang diikuni nama orang.
            Contoh :
1.      Haji Roma Irama adalah penyanyi dangdut terkenal.
2.      Silahkan mengajukan pendapat kepada Doctor Imam Mura untuk membahas materi ini.

5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti ama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi atau nama tempat.


            Contoh :
1.      Direktur Sugiyanto sedang berada di luar negeri ketika gedung perusahaannya terbakar.
2.      Saya sudah dijelaskan mengenai masalah ini oleh Ibu Nina.


6.Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang.
            Contoh :
1.      Saya sedang bermain dengan Wahyu dan Amanda di taman.
2.      Rini ingin datang bertamu ke rumah Irma di sore hari.


7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. Yang dituliskan dengan huruf kapital hanya huruf pertama nama bangsa, nama suku, dan bahasa; sedangkan huruf pertama kata bangsa, suku, dan bahasa dituliskan dengan huruf kecil.
            Contoh :
  1. Tepat hari ini 66 tahun lalu bangsa Indonesia merdeka
  2. Para laki-laki di suku Dayak menato dada sebelah kanannya sebagai ciri khas mereka

8. Huruf  kapital dipakai sebagai awalan nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.
            Contoh :
  1. Warga Bali kembali melaksanakan peringatan hari raya Nyepi.
  2. Perjanjian Renville telah menjadi bagian sejarah negara kita.

9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama letak khas suatu geografis.
            Contoh :
  1. Sampai saat ini warga korban Lumpur Sidoarjo belum menerima ganti rugi.
  2. Pemerintah menyerukan supaya seluruh lapisan masyarakat mendukung Pulau Komodo sebagai salah satu keajaiban dunia.

10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama negara, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.
            Contoh :
1.      Dia menghadiri Rapat Permusyawaratan Rakyat tgl 21 september 2010.
2.      Departemen Nasional RI mengadakan rapat tertutup di gedung departemen Pendidikan RI.

11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan serta dokumen resmi.
            Contoh :
1.      Perserikatan Bangsa Bangsa bertemu dengan Barak Obama untuk membahas                                                                                                 konflik yang terjadi di amerika.
2.      Telah di buka Yayasan Ilmu Sosial dan Budaya di suatu desa tepatnya di desa ujung genteng sukabumi Jawabarat.

12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata ganti nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan, kecuali kata di, ke, dari, dan, yang, untuk yang tidak terletak pada posisi awal.
            Contoh :
1.      Bayu membaca buku tentang sejarah Bung Karno semasa hidupnya melawan Para     penjajah Jepang Dan Belanda
2.      Majalah ini sangat bermanfaat apalagi kalu di tambah tentang sejarah sejarah di     dunia salah satunya sejarah Indonesia.

13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, dan sapaan.
            Contoh :
1.      Jend. Sudirman adalah seorang pemimpin yang gagah berani.
2.      Dr. Boyke hadir sebagai narasumber dalam sebuah talkshow.

14. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan.
            Contoh :
1.      Surat Saudara sudah saya terima.
2.      Besok Paman akan datang dari Surabaya.

15. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda
            Contoh :
1.      Tulisan Anda akan segera diterbitkan.
2.      Bagaimana Anda bisa selamat dari kebakaran ?


B. Penulisan Kata
1. Kata Dasar
            Kata dasar adalah kata yang menjadi dasar kata yang lebih besar dan merupakan dasar pembentukan kata turunan atau kata berimbuhan................ini gabungan dari 2 arti
            Contoh :
1.      Semua telah sesuai dengan susunan karateristiknya
2.      Pakaian adik jadi bersih setelah dicuci


2. Kata Turunan
            Kata turunan adalah kata yang di bentuk dari beberapa kata dasar dengan menggunakan imbuhan (awalan, sisipan, akhiran
            Contoh :
1.      Ibu sedang membersihkan tempat tidur adik.
2.      Saya telah dipermainkan oleh temen-teman saya.


3. Bentuk Ulang
            Kata ulang adalah kata dasar atau bentuk dasar yang mengalami perulangan baik seluruh maupun sebagian sedangkan kata majemuk adalah gabungan beberapa kata dasar yang berbeda membentuk suatu arti baru.
§         Kata ulang murni atau pengulangan seluruh atau dwilingga, yaitu pengulangan seluruh kata dasar.
Contoh :
1.      Baju daster biasanya dipakai oleh ibu-ibu.
2.      Akan terlihat orang berpakaian hitam – hitam jika ada yang meninggal.

§         Kata ulang berimbuhan atau kata ulang sebagian, yaitu bentuk pengulangan kata dengan mendapat awalan, sisipan,
akhiran atau gabungan imbuhan
sebelum atau sesudah kata dasarnya
diulang.
Contoh :
1.      Budi berlari – lari mengejar bis itu.
2.      Shinta selalu manari – nari jika mendengar lagu yang indah.
§         Kata ulang berubah bunyi atau bervariasi
fonem, baik vokal maupun konsonan.
      Contoh :
1.      Lisa sedang menggambar bunga yang berwarna – warni.
2.      Siang ini saya hanya makan dengan lauk pauk seadanya.

4. Gabungan Kata
            1.Gabungan kata yang lazim disebut kata majemuk, termasuk istilahkhusus, unsur-unsurnya ditulis terpisah.
            Contoh :
1.      Jam 13.00 adalah mata pelajaran B. Inggris
2.      Kita harus patuh pada kedua orang tua.

        2.Gabungan kata, termasuk istilah khusus, yang mungkinmenimbulkan kesalahan pengertian dapat ditulis dengan tanda ubung untuk menegaskan pertalian unsur yang bersangkutan.
            Contoh :
1.      Anak- istri saya sedang pergi ke Bandung.
2.      Rapot SMA sudah diambil oleh Ibu-Bapak Saya
3. Gabungan kata berikut ditulis serangkai
Contoh :
1.      Adakalanya ketika cinta pergi, seseorang menangis
2.      Yakinlah bahwa semua akan kembali seperti sediakala

5. Kata Ganti ku, kau, mu, dan nya.
            Kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina (kelas kata yang menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan).
            Contoh :
1.      Ini kepunyaanku dan itu kepunyaanmu
2.      Dari mana saja kau ?

6. Kata Depan di, ke, dan dari
            Kata depan adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat dan biasanya diikuti oleh nomina atau pronomina
            Contoh :
1.      Saya baru tiba dari Surabaya
2.      Di mana buku saya ?

7. Kata si dan sang.
            Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
            Contoh :
1.      Harimau itu marah sekali kepada sang Kancil
2.      Surat itu dikirimkan kembali kepada si pengirim

8. Partikel
Partikel –lah, -kah, dan –tah ditulis serangkai dengan kata yangmendahuluinya.
            Contoh:
1.      Bacalah buku itu baik-baik 
2.      Jakarta adalah ibu kota Republik Indonesia
3.      .Apakah yang tersirat dalam surat itu?
4.      Siapakah gerangan dia?
5.      Apakah gunanya bersedih hati?

Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.
            Contoh :
1.      Apa pun yang dimakannya, ia tetap kurus.
2.      Hendak pulang pun sudah tak ada kendaraan.
3.      Jangankan dua kali, satu kali pun engkau belum pernah dating ke rumahku.
4.      Jika ayah pergi, adik pun ingin pergi

Partikel per yang berarti ‘mulai’, ‘demi’ dan ‘tiap’ ditulis terpisah dari bagiankalimat yang mendahului atau mengikutinya.

            Contoh :
1.      Pegawai negeri mendapat kenaikan gaji per 1 April.
2.      Mereka masuk ke dalam ruangan satu per satu.
3.      Harga kain itu Rp 2.000,00/per helai.

9. Singkatan dan Akronim
            Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih.
            Contoh :
1.      Aku mendapat urutan no. 2 dalam presentasi.
2.      Heroin seberat 2 kg berhasil disita pihak kepolisian.

            Akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal kata atau gabungan suku kata dari deret kata yang disingkat.
            Contoh :
1.      Seminar yang diadakan FISIP UI mendapat sambutan yang hangat dari para hadirin.
2.      Aku ditunjuk sebagai ketua pelaksana dalam rapim minggu ini.

10. Angka dan Lambang
            Angka adalah tanda (lambang) yang menunjukkan bilangan nomor atau jumlah sesuatu.
            Contoh :
1.      Aku menghabiskan waktu sekitar 60 menit dari rumah menuju kantor.
2.      Alamat rumahku adalah jl Bulak Wangi II no. 20.

            Lambang Bilangan adalah symbol atau lambang yang digunakan untuk pencacahan dan pengukuran. Lambang bilangan bisa juga menggunakan huruf bila di tempatkan diawal kalimat.
            Contoh:
1.      Tiga perempat air dari kolam itu, akan di gunakan untuk perairan.
2.      Tamu yang hadir pada malam itu sekitar 500 orang

No comments:

Post a Comment